Sesuatu yang harus kamu lihat diluar angkasa
Kapan lagi.com . Semua
agama selalu menyebutkan bahwa manusia tidak boleh sombong di dunia ini. Dengan
berbagai kekayaan dan kemampuan yang kamu miliki, sejatinya manusia hanyalah
setitik debut di alam semesta ini. Ya, kalau menurutmu Bumi adalah sesuatu yang
sangat besar, maka kamu harus melihat apa yang ada di luar angkasa ini.
Seperti apa yang ditampilkan dalam film INTERSTELLAR, kamu
akan sadar bahwa jagat raya ini sudah dibentuk dengan luar biasa mempesona.
Kalau kamu tak percaya, kamu sepertinya harus mengetahui bagaimana perbandingan
Bumi dengan berbagai obyek luar angkasa yang ada di alam semesta ini dilansir
Quantrek.
Melalui pemahaman ini, apakah kamu masih akan menjadi
manusia yang suka menyombongkan diri padahal hanya setitik debu di jagat raya.
Menjelajah luar angkasa yuk!
Gunung di Mars
Olympus Mons diketahui sebagai gunung berapi yang terdapat
di planet Mars. Memang dibandingkan dengan Bumi, seperti sosok adik yang
ukurannya 1/3 dari Bumi. Sebagai dunia kecil, Mars rupanya memiliki hal-hal
yang besar. Olympus Mons sendiri terletak di kawasan yang bernama Tharsis
Montes Mars. Olympus Mons adalah gunung berapi dengan perisai yang berukuran
sangat kolosal.
Dalam foto yang dipublikasikan NASA, Olympus Mons tampak
menonjol di planet Mars dengan diameter 624 km dan tinggi 25,7 km ke langit
Mars. Bahkan kalau dibandingkan dengan penampakan di Bumi, Olympus Mons
memiliki tinggi tiga kali dari gunung tertinggi di Bumi, Everest. Jika
diletakkan di negara bagian Arizona, Amerika Serikat, Olympus Mons tampak
menjulang sehingga tak heran dia dijuluki sebagai gunung berapi raksasa
terbesar di tata surya.
lo,
Bulan-nya Jupiter
Bulan pada dasarnya adalah satelit alami milik Bumi. Karena
itulah Bulan akan selalu ada dan mengitari Bumi pada porosnya. Kalau Bumi punya
Bulan, maka sang planet raksasa Jupiter punya Io. Io memiliki ukuran luas
hampir sama dengan Bulan yakni sekitar 3.476 km.
Namun jika dibandingkan dengan
ukuran Jupiter, maka Io akan terlihat begitu mungil sekali.
Saat Io berotasi dia akan ada pada jarak 350 ribu km dari
Jupiter. Tercatat, Io adalah satelit alami pertama dari empat bulan utama yang
dimiliki oleh Jupiter sehingga membuatnya memiliki banyak sekali gunung berapi
meletus. Gravitasi besar Jupiter membuat gunung berapi di dalamnya selalu
memuntahkan lava sehingga dataran Io tertutupi belerang kuning.
Bumi dan Cincin Saturnus
Dalam susunan tata surya, ada dua planet yang paling mudah
dikenali. Pertama adalah Jupiter dengan ukuran paling besar dan kedua adalah
Saturnus karena memiliki sebuah cincin. Padahal ukuran Saturnus juga sangat
besar hanya sekitar 23.358 km lebih kecil daripada Jupiter. Kalau kamu
bertanya-tanya seberapa lebarkah cincin Saturnus, maka jawabannya adalah
selebar enam planet Bumi berjejer.
Bahkan kalau Saturnus diganti dengan Bumi, maka tampak
seperti sebuah kelereng di tengah roda mobil. Cincin Saturnus sendiri terdiri
dari miliaran partikel yang berbentuk seukuran kerikil kecil sampai seukuran
gunung. Karena ukurannya yang besar, Saturnus bisa diisi dengan 764 Bumi sampai
penuh
Bumi dan Jupiter
Semua orang juga tahu kalau Jupiter adalah raja tata surya.
Jupiter tercatat punya massa lebih banyak dari semua planet dan bulan lainnya
jika disatukan. Bagian diameter Jupiter mencapai luas 142.984 km yang merupakan
11 kali diameter Bumi. Tak heran kalau Jupiter punya sambaran kilat 1.000 kali
lebih kuat daripada di Bumi dengan kecepatan angin di bagian atas atmosfer
mencapai 100 meter/detik.
Kalau Bumi berotasi selama 24 jam, maka Jupiter berotasi
hanya 10 jam sehingga bisa kamu bayangkan, Jupiter mirip seperti raksasa yang
mampu berputar sangat cepat. Kalau dibandingkan, bagian benua Amerika dan
Kanada yang hampir menutupi separuh Bumi, hanya tampak seperti satu noda di
Jupiter. Bahkan ukuran daerah di Bumi itu masih kalah dengan badai Great Red
Spot yang berkecamuk di Jupiter sejak 1665.
Bumi dan Matahari
Sebagai planet yang ada di tata surya, maka Bumi memang
berevolusi dan berotasi mengikuti Matahari. Bicara soal Matahari memang luar
biasa, di mana Matahari punya massa mencapai 99,86% dari massa tata surya yang
bisa disebutkan kalau planet-planet termasuk Bumi hanyalah puing dibandingkan
dengan Matahari.
Kalau Matahari itu sebuah kotak, maka akan butuh 1,3 juta
Bumi untuk mengisi volume-nya. Matahari tercatat mampu melepaskan energi dalam
1 detik jauh lebih banyak daripada yang bisa diproduksi manusia sepanjang
sejarah. Kendati Matahari melepaskan sekitar 4 miliar ton material ke luar
angkasa setiap detik, Matahari masih mampu bersinar dan menyimpan energi sangat
banyak sampai 5 miliar tahun ke depan. Jadi, masih mengeluh kenapa Matahari
sangat panas?
Planet di Tata Surya
Kamu tentu sudah tahu bahwa Bumi berada dalam sebuah sistem
Tata Surya di mana menjadikan Bumi terikat oleh gaya gravitasinya. Penjelasan
seperti ini tentu sudah sangat kamu hapal dan kamu ketahui semenjak duduk di
bangku SD dulu. Dalam sistem Tata Surya, ada 8 buah planet yang diketahui yakni
Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.
Sumber : Kapan lagi.com
No comments:
Post a Comment