INDONESIA
Tahukah Anda sebuah negara kepulauan yang terdiri daripada 18,108 pulau (menurut
semakan satelit terakhir) dan hanya 6,000 buah pulau yang dihuni. Nusantara yang kaya raya dengan hasil laut, subur untuk pertanian, dan
berlimpah ruah sumber minyak serta hasil tambang. Yup, itulah Negara Anda ?
I N D O N E S I A .
Gimana kondisi
negara kita dengan sumber daya Alamnya yang melimpah dan kerusakan di dalamnya
? yup, inilah jawabannya :
Cadangan
minyak bumi Indonesia mencapai sekitar 8,6 miliar barel dengan tingkat
produksi kurang-lebih 400 juta barel per tahun. Sementara cadangan gas bumi mencapai sekitar 185,8 triliun kaki kubik dengan
tingkat produksi kurang lebih 3 triliun kaki kubik per tahun. Negeri ini
dipenuhi dengan sebaran sumber daya batu bara, mineral logam utama, serta
mineral industri. Ibu Pertiwi mengandung timah, bijih nikel, tembaga, emas
primer, perak, pasir besi, bauksit, mangan, batubara, panas bumi, yang semuanya
berada di peringkat 2 hingga 9 besar dari seluruh dunia!
Lalu apa yang di dapat rakyatnya ? Indonesia
kini memiliki hutang 148 milyar dollar! Jumlah penduduk miskin anak bangsa ini
mencapai 39,05 juta jiwa, menurut data BPS, atau sekitar 17,75 %. Itu, jika
garis kemiskinan 153 ribu rupiah per kapita per bulan. Jika garis kemiskinan
dinyatakan sekitar 540 ribu rupiah per kapita per bulan sesuai standar Bank
Dunia, maka jumlah anak bangsa yang terperangkap kemiskinan mencapai 109 juta
jiwa atau 49,5 persen atau nyaris setengahnya!
Sementara itu jumlah pengangguran
terbuka mencapai sekitar 12 juta orang dan mereka yang tergolong setengah
pengangguran hampir 30 juta jiwa! Menurut penuturan Menteri Kesehatan, 4,1 juta
bayi atau 20 % menderita gizi kurang dan 8 % di antaranya menderita gizi buruk
(tidak usah dibaca: sumber: Seputar Indonesia, 10/3/08).
Bagaimana nasib anak Indonesia yang ingin
menikmati pendidikan ? Data dari Depdiknas sebagai hasil
Rembugnas Pendidikan Juni 2007 menunjukkan, pada 2003 ada 531.186 ruang kelas
yang rusak. Dari jumlah itu, 360.219 ruang sudah diperbaiki. Sisanya 170.967
akan diperbaiki sebagai program 2008. Di ibu kota saja, dari 2552 SD dan SMP,
437 di antaranya rusak total (tidak usah dibaca: sumber: Kompas, 02/05/08).
Dari 437 tersebut, hanya 22 yang bisa direhab total dengan APBD DKI Jakarta
2008, sisanya terpaksa disegel karena membahayakan siswa (tidak usaha dibaca:
sumber: Media Indonesia, 26/02/08).
Itu sebabya Sistem pendidikan Indonesia menempati
peringkat terendah di dunia. Berdasarkan tabel liga global yang diterbitkan
oleh firma pendidikan Pearson, sistem pendidikan Indonesia berada di posisi
terbawah bersama Meksiko dan Brasil. Tempat pertama dan kedua ditempati Finlandia
dan Korea Selatan, sementara Inggris menempati posisi keenam.
Bagaimana
dengan infrastruktur Negara kita ? Ambil contoh saja jalan nasional, dari total panjang jalan nasional saat ini 34.628 km, 2.770 km di antaranya rusak ringan dan 3.844 km dalam kondisi rusak berat. Akibatnya, bukan hanya
kerugian ekonomi yang bisa mencapai puluhan miliar rupiah dan tersendatnya
mobilitas sosial, melainkan banyak jiwa yang harus melayang! Data YLKI menyebutkan selama Januari-Maret 2008, tidak kurang dari 35 orang
tewas di Jakarta. Sedangkan dari total
korban lalu lintas secara nasional yang mencapai 30 ribu jiwa per tahun, 3.000
orang di antaranya meninggal akibat kondisi jalan
rusak (tidak usah dibaca,
sumber: Media Indonesia, 6/05/08).
Kenapa nasib pedih ini menimpa bangsa yang
dikaruniai berlimpah ruah kekayaan alam ?
Ternyata, dari 1 juta barel produksi minyak
nasional per hari, hanya 70 ribu barel yang diproduksi pertamina, 75 ribu
produksi Medco, sisanya 855 ribu barel per hari di tangan produsen asing! 90
persen dari Kontrak Kerjasama Produksi dikuasai asing! Lebih hancur lagi,
sektor pertambangan tembaga dan emas, sudah hampir 100 % dikuasai asing.
Contoh yang fenomenal dan nyaris tak dapat
diterima akal sehat, tapi masih berlangsung sampai detik ini, adalah
Freeport! Ini adalah tambang mineral
terbesar yang menguras 300 ribu ton bijih per hari, sekaligus menghancurkan
ekosistem 3 sungai besar dan Laur Arafura. Padahal royalti yang diterima dari
penjualan bersih tergolong SANGAT SANGAT KECIL yaitu 1 hingga 3,5 persen untuk
konsentrat tembaga dan 1 persen fixed untuk emas dan perak! Lebih gila lagi,
iuran tetap untuk wilayah pertambangan hanya berkisar 225 rupiahh sampai 27
ribu rupiah per hektar per tahun!
SANGAT JAUH LEBIH RENDAH DIBANDINGKAN
DENGAN SEWA LAHAN SAWAH OLEH PETANI PENGGARAP TERMURAH SEKALIPUN!
Kebodohan negara ini berjalan terus, seiring jatuhnya
wilayah-wilayah migas yang sangat potensial kepada pihak-pihak asing. Contoh
terkini adalah Blok Cepu. Dengan cadangan minyak minimal 600 juta barel dan 2
triliun kaki kubik gas, maka pada harga minyak 60 dolar per barel dan gas 3
dolar per MMBTU, nilainya sekitar 387 triliun rupiah. Seandainya Blok Cepu
sepenuhnya dikuasakan kepada Pertamina untuk mengelolanya, dengan asumsi harga
minyak 90 dolar per barel dan harga gas 15 dolar per MMBTU, maka nilai Blok
Cepu dapat mencapai 576 triliun rupiah. Apalagi jika harga minyak terus naik di
atas angka 100 atau 110 dolar per barel seperti yang terjadi belakangan ini.
Lihat pula kontrak penjualan LNG Tangguh ke Fujian
China sebesar 2,6 juta ton per tahun dengan harga 3, 35 dolar per MMBTU selama
25 tahun yang sesungguhnya merugikan bangsa ini sekitar 350 triliun rupiah.
Belum lagi, kontrak bagi hasil Natuna Blok D-Alpha dengan porsi bagi hasil
sebelum pajak 100 persen untuk Exxon Mobil dan 0 % untuk pemerintah! Artinya
pemerintah sama sekali tidak mempunyai hak atas hasil produksi gas secara fisik
karena pemerintah hanya akan mendapatkan penerimaan dari pajak saja! Ini
sekaligus bahaya karena jaminan pasokan gas dalam negeri dari Natuna Blok
D-Alpha tidak ada sama sekali.
Bagaimana dengan nasib hutan Indonesia? Kantor
Berita Reuters menyebutkan bahwa 72 persen hutan Indonesia telah musnah,
sementara setengah dari sisanya terancam punah karena pembalakan komersial,
yang mungkin saja istilah lain dari illegal logging, juga akibat kebakaran
hutan dan penggundulan untuk perkebunan sawit. Guiness Book of Records tahun
2008 menyebutkan: Indonesia memegang kejuaraan dunia penggundulan hutan.
Sedangkan Greenpeace menyatakan selama 2000-2005, Indonesia merupakan negara tercepat
dalam menggunduli hutannya. Setiap
jam, hutan seluas 300 kali lapangan sepakbola amblas untuk selama-lamanya. Kecepatan
ini sekarang pasti menurun, karena hutan yang tersisa tinggal sedikit, sudah
tidak memungkinkan kenduri besar lagi.
Bagaimana hukum yang mengatur itu semua ? Kenapa
Undang-Undang dan Peraturan tidak mampu mencegah dan menjaga harta kekayaan Ibu
Pertiwi? Justru yang terjadi adalah sebaliknya, beberapa Undang-Undang dan
Peraturan malah cenderung menjual negara. Misalnya Undang-Undang No 25 tahun
2007 tentang Penanaman Modal Pasal 7, serta Peraturan Presiden No 77 Tahun
2007. Bahkan kini ada 44 BUMN strategis yang akan dijual!
Akhirnya, apa kabar segenap tanah air dan tumpah
darah Indonesia? Sekitar 46,8 persen muatan laut dalam negeri dikuasai oleh kapal berbendera asing.
Bahkan 96,6 persen muatan angkutan laut diambil kapal asing!
Mungkin, para politisi bisa mengatakan itulah semuanya hasil dari investasi
internasional atau manfaat dari pergaulan global, Ataukah kebodohan dari para
pemimpin pemimpinnya ? Lihat prestasi Gemilang yang diraih negara tempat Anda
tinggal
Dari survey yang
dilakukan oleh transparency.org, sebuah badan independen dari 146 negara, tercatat
data 10 besar negara di dunia yang dinyatakan sebagai negara terkorup, negara
mana sajakah itu.? inilah sepuluh negara tersebut.
Daftar 10 negara terkorup di Dunia
1. Azerbaijan
2. Bangladesh
3. Bolivia
4. kamerun
5. Indonesia
6. Irak
7. Kenya
8. Nigeria
9. Pakistan
10. Rusia.
1. Azerbaijan
2. Bangladesh
3. Bolivia
4. kamerun
5. Indonesia
6. Irak
7. Kenya
8. Nigeria
9. Pakistan
10. Rusia.
Prestasi yang di
ukir para pemimpin kita yaitu menjadi peringkat 5 negara terkorup didunia.
Lebih mengejutkan lagi jika di pekecil liga pertadingannya ? Gimana ukiran prestasinya ?
Perlu diingat ukiran sejarah para pemimpin kita ? Di tingkat Asia pasifik, negara kita adalah yang terkorup (Peringkat Satu)
Berikut adalah 5 besar negara paling korup di Asia-Pasifik :
1. Indonesia
2. Kamboja
3. Vietnam
4. Filipina
5. India
Perlu diingat ukiran sejarah para pemimpin kita ? Di tingkat Asia pasifik, negara kita adalah yang terkorup (Peringkat Satu)
Berikut adalah 5 besar negara paling korup di Asia-Pasifik :
1. Indonesia
2. Kamboja
3. Vietnam
4. Filipina
5. India
Cukuplah segitu
saja kita menelusuri masalah Negara kita. Sebenarnya jika lebih diperluas lagi
masalah dan kerusakannya begitu komplek,
belum masalah moral, masalah ketidakadilan hukum, dan system kemasyarakatan
selainnya.
Gimana , Pendapat
Anda atas fakta fakta tersebut ??
No comments:
Post a Comment