Belajar Dari Negeri
Orang-Orang Kafir
_dari seorang teman_
Orang Jepang, yang
kita sebut sebagai Penyembah Matahari, rata-rata memiliki jumlah jam kerja
2.450 jam/tahun. Jika hari efektif kerja adalah 6 hari x 4 minggu x 12 bulan
dikurangi hari-hari libur tetek-bengek sekaligus jatah cuti (diasumsikan total
30-45 hari), maka rata-rata jam kerja mereka adalah 10 jam/hari.
Ilustrasinya, mereka masuk (start)
kerja jam 8 pagi, istirahat siang 1 jam, dan baru pulang (stop) kerja jam 7
malam. Dalam banyak kasus, setelah pulang kerja pun mereka tetap melakukan
pekerjaan-pekerjaan pendukung lainnya seperti penelitian, bisnis, community
acts, dan sebagainya. Sampai-sampai jumlah jam tidur dalam sehari lazimnya
adalah 4-5 jam dalam sehari.
Ini adalah budaya dan etos kerja di
negeri yang kita sebut Penyembah Matahari, negerinya orang kafir.
Orang Amerika, yang kita sebut sebagai
Dedengkot Liberalisme, rata-rata memiliki jumlah jam kerja 50 jam/pekan. Dengan
asumsi hari efektif kerja mereka adalah 5 hari dalam 1 minggu, maka rata-rata
jam kerja mereka adalah 10 jam/hari. Bahkan di kalangan pekerja/buruh
pabriknya, jam kerja bisa mencapai 60 jam/pekan (12 jam/hari).
Ilustrasi untuk bekerja 12 jam/hari
adalah sama dengan masuk (start) kerja jam 8 pagi, istirahat siang 1 jam, dan
baru pulang (stop) kerja jam 9 malam. Di lingkungan akademisi, peneliti atau
pebisnis, sisa jam berikutnya dihabiskan dengan mengkonsumsi bacaan-bacaan
ringan, membangun relasi/jaringan, dsb.
Ini adalah budaya dan etos kerja di
negeri yang kita sebut Penegak Ideologi Kebebasan, negerinya orang-orang
sekuler.
Orang Cina, yang kita sebut sebagai
Pemeluk Taat Komunisme, rata-rata memiliki jumlah jam kerja 60 jam/pekan. Di
Cina, jumlah hari efektif kerja adalah 6 hari dalam seminggu. Jadi, jika dirata-rata,
maka mereka bekerja 10 jam/hari selama 6 hari dalam seminggu.
Yang mencengangkan, 20 jam di antara 60
jam tersebut (sepertiganya) adalah terhitung jam lembur, dan MEREKA TIDAK
MENDAPATKAN KOMPENSASI atas kerja lembur tersebut. Agaknya semangat Komunisme
mampu membakar energi mereka untuk bekerja seperti ini setiap hari.
Ini adalah budaya dan etos kerja di
negeri yang kita sebut Pemeluk Taat Komunisme, paham yang secara terbuka
menyatakan Anti-Tuhan.
Sebagai tambahan, umumnya
politikus Amerika (senator,menteri,Jaksa&hakim agung dll) tdk hanya kerja
selama 60 jam/ pekan..Jumlah jam kerja mereka bahkan bisa mencapai 100jam/pekan..atau
15 jam/hari!!!! Politics never sleep right.. Jd akan sangat mustahil bersaing mengalahkan ke-superpower-an mrk
jika jam kerja qta tdk ada apa2nya dgn mrk.. So Let's work but not only work but super duper hardwork
No comments:
Post a Comment