Pondok Ilmu Pengetahuan

Monday, April 18, 2016

Renungan Kisah



Belajar Dari Negeri Orang-Orang Kafir
_dari seorang teman_

Orang Jepang, yang kita sebut sebagai Penyembah Matahari, rata-rata memiliki jumlah jam kerja 2.450 jam/tahun. Jika hari efektif kerja adalah 6 hari x 4 minggu x 12 bulan dikurangi hari-hari libur tetek-bengek sekaligus jatah cuti (diasumsikan total 30-45 hari), maka rata-rata jam kerja mereka adalah 10 jam/hari.
Ilustrasinya, mereka masuk (start) kerja jam 8 pagi, istirahat siang 1 jam, dan baru pulang (stop) kerja jam 7 malam. Dalam banyak kasus, setelah pulang kerja pun mereka tetap melakukan pekerjaan-pekerjaan pendukung lainnya seperti penelitian, bisnis, community acts, dan sebagainya. Sampai-sampai jumlah jam tidur dalam sehari lazimnya adalah 4-5 jam dalam sehari.
Ini adalah budaya dan etos kerja di negeri yang kita sebut Penyembah Matahari, negerinya orang kafir.
Orang Amerika, yang kita sebut sebagai Dedengkot Liberalisme, rata-rata memiliki jumlah jam kerja 50 jam/pekan. Dengan asumsi hari efektif kerja mereka adalah 5 hari dalam 1 minggu, maka rata-rata jam kerja mereka adalah 10 jam/hari. Bahkan di kalangan pekerja/buruh pabriknya, jam kerja bisa mencapai 60 jam/pekan (12 jam/hari).
Ilustrasi untuk bekerja 12 jam/hari adalah sama dengan masuk (start) kerja jam 8 pagi, istirahat siang 1 jam, dan baru pulang (stop) kerja jam 9 malam. Di lingkungan akademisi, peneliti atau pebisnis, sisa jam berikutnya dihabiskan dengan mengkonsumsi bacaan-bacaan ringan, membangun relasi/jaringan, dsb.
Ini adalah budaya dan etos kerja di negeri yang kita sebut Penegak Ideologi Kebebasan, negerinya orang-orang sekuler.
Orang Cina, yang kita sebut sebagai Pemeluk Taat Komunisme, rata-rata memiliki jumlah jam kerja 60 jam/pekan. Di Cina, jumlah hari efektif kerja adalah 6 hari dalam seminggu. Jadi, jika dirata-rata, maka mereka bekerja 10 jam/hari selama 6 hari dalam seminggu.
Yang mencengangkan, 20 jam di antara 60 jam tersebut (sepertiganya) adalah terhitung jam lembur, dan MEREKA TIDAK MENDAPATKAN KOMPENSASI atas kerja lembur tersebut. Agaknya semangat Komunisme mampu membakar energi mereka untuk bekerja seperti ini setiap hari.
Ini adalah budaya dan etos kerja di negeri yang kita sebut Pemeluk Taat Komunisme, paham yang secara terbuka menyatakan Anti-Tuhan.
Sebagai tambahan, umumnya politikus Amerika (senator,menteri,Jaksa&hakim agung dll) tdk hanya kerja selama 60 jam/ pekan..Jumlah jam kerja mereka bahkan bisa mencapai 100jam/pekan..atau 15 jam/hari!!!! Politics never sleep right.. Jd akan sangat mustahil bersaing mengalahkan ke-superpower-an mrk jika jam kerja qta tdk ada apa2nya dgn mrk.. So Let's work but not only work but super duper hardwork

No comments:

Post a Comment