Puisi Perjuangan
Hujan tak juga mereda
Alam begitu konsisten
Berjalan dg sunnatullahnya
Panas terik berganti hujan
Lahan gersang berganti rindang
Belajar dari lebah, tak putus asa mencari sari bunga.
Belajar dari semut, yang kuat menanggung beban 50 kali lipat tubuhnya
Belajar dari alam semesta, makna pengabdian dan konsistensi
Makna kesyukuran dan perjuangan
Saatnya tetapkan pilihan
Menjadi hamba sejati atau pecundang
Bukan hanya bicara dan mengkalkulasi pahala
Karena sejatinya, perjuangan adalah karya
Kitalah penata zaman
Kitalah penjaga semesta
Kitalah pengukir sejarah
Betapapun panjang perjuangan
Tak ada yg tau, panjang usia dan bertautnya badan
Tapi selama kejumudan menistakan ketauhidan
Disitulah kita berjuang
Hamba sejati pantang lari
Setiap peluh dan air mata adalah tasbih tanpa kata
Badan letih dan pikiran lelah adalah hal biasa
Janji tuhan adalah kobaran jiwa yang tak pernah padam
Hamba sejati, terus bangkit dan mencoba
Sebanyak apapun luka dalam hati dan raga
Dia tak akan pernah putus asa
Mengukir karya
Menembus batas gerbang-gerbang irasionalitas
Melawan akar dan pilar kejahiliyahan
Totalitas berjuang
Demi keseimbangan dan kebahagiaan sejati
By : Astria
No comments:
Post a Comment