QS. Al-Maidah 90
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (QS. Al-Maidah: 90)
Detik Health
Ragam Bahaya Konsumsi Miras Oplosan Bagi Tubuh
Kasus keracunan minuman keras (miras) yang menewaskan 44 orang di Kabupaten Bandung masih ini menjadi perbincangan. Bahkan Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) karena banyaknya korban.
Menurut kepala Dinas Kesehatan Achmad Kustiadjipasien di RSUD cicalengka, Rabu (11/4/2018) bertambah menjadi 122 orang sehari sebelumnya hanya 94 orang. Rata rata pasien di ruangan IGD dan rawat inap. Total korban miras oplosan di Kabupaten Bandung menjadi 174 orang. 122 pasien yang masuk RSUD cicalengka, 26 RSUD majalaya dan RS AMC cileunyi.
Kejadian ini mengingatkan kembali betapa bahayanya konsumsi miras oplosan bagi kesehatan tubuh. Dampak terburuknya, seseorang bisa saja meninggal karena keracunan.
Namun meski tidak meninggal karena keracunan pun, konsumsi miras oplosan tetap memiliki bahaya bagi tubuh.
Apa saja? Dilansir WebMD, simak ragam bahaya konsumsi miras oplosan berikut ini
Mengacaukan sistem syaraf
Konsumsi minuman keras yang dijual legal saja yang hanya 40% kadar alkoholnya sudah bisa membuat sistem saraf melemah, apalagi miras oplosan yang kandungan alkoholnya melebihi batas normal hingga 100%.
Alkohol memiliki fungsi menekan respons sistem saraf pusat. Hal inilah yang membuat seseorang sulit berpikir jernih, bicara, bahkan berjalan dan menggerakkan badan ketika mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak.
Risiko jantung
Dampak alkohol pada jantung tidak main-main. Konsumsi alkohol bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, yang bisa berujung pada denyut jantung abnormal.
Dalam jangka panjang, konsumsi alkohol bisa menyebabkan jantung membengkak, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan gagal jantung
Penyakit liver
Bahaya alkohol untuk liver sudah diketahui secara umum. Penyakit liver seperti pengerasan hati (sirosis), infeksi liver (hepatitis), bahkan kanker liver bisa disebabkan oleh konsumsi miras oplosan dan alkohol yang berlebihan.
Penyakit liver yang disebabkan oleh alkohol biasanya sulit diketahui saat masih dalam tahap awal. Namun ketika sudah stadium lanjut, penyakit liver karena alkohol bisa ditandai dengan nyeri perut, mual, hingga muntah.
Otak
Bukan hanya sistem saraf, konsumsi miras oplosan juga bisa memengaruhi otak. Para pecandu alkohol diketahui memiliki koordinasi tubuh yang buruk, senang mengambil keputusan berisiko, hingga penurunan fungsi memori dan kognitif.
Dalam jangka panjang, orang yang sering mengonsumsi alkohol juga berisiko lebih tinggi mengalami demensia hingga penyempitan pembuluh darah yang berujung pada stroke.
No comments:
Post a Comment