Sering sekali kita mendengar jenis penyakit yang disebut Radang Tenggorokan, mungkin anda sendiri pernah mengalaminya dimana tubuh dalam keadaan demam disertai atau tidak dengan flu dan batuk dan ketika itu terasa sakit di tenggorokan terutama saat menelan. Dalam keadaan seperti ini ketika Anda periksa ke dokter sering kali dikatakan bahwa ini “Radang Tenggorokan” Kata Dokter.
Radang tenggorokan merupakan istilah umum, yang menggambarkan adanya rasa sakit tenggorokan baik saat menelan ludah ataupun menelan makanan, bahkan dalam kasus yang berat tidak menelan juga terasa sakit.
Radang tenggorokan umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri. Satu macam virus yang terkenal sebagai salah satu penyebab radang tenggorokan adalah Mononucleosis infectiosa.
Radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh bahan kimia (racun yang dihirup seperti asap rokok), cedera (gesekan dari fragmen tulang), alergi, kanker (kanker dini seringkali muncul dengan gejala nyeri).
Perawatan medis tertentu dapat menyebabkan juga menyebabkan Sakit Tenggorokan dan berujung pada peradangan misalnya operasi amandel, manajemen saluran napas selama operasi, atau pengobatan kanker dengan kemoterapi atau radiasi.
Disarankan untuk melakukan beberapa hal berikut jika sedang terkena sakit tenggorokan:
1. Konsumsi minuman hangat dan makanan yang lunak.
2. Hindari merokok atau menghirup asap rokok.
3. Berkumurlah dengan air garam atau obat kumur antiseptik.
4. Perbanyak konsumsi air minum
Pasien dewasa dapat mengisap es batu atau permen pelega tenggorokan.
5. Hindari minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin karena dapat menyebabkan iritasi.
6. Istirahat yang cukup, termasuk membatasi berbicara untuk sementara
Ciptakan udara yang nyaman agar tidak terlalu kering dan memicu iritasi pada tenggorokan.
7. Isap permen pelega tenggorokan atau permen biasa untuk meningkatkan produksi air liur pencegah tenggorokan kering.
8.Hindari zat pemicu iritasi, seperti asap rokok.
Meskipun sakit tenggorokan dapat disebabkan oleh banyak hal, terdapat beberapa cara tertentu untuk mencegah timbulnya kondisi tersebut. Hal-hal berikut ini dapat mengurangi risiko infeksi:
1) Selalu cuci tangan dengan teratur, terutama setelah menggunakan fasilitas umum. Selalu bawa cairan antiseptik jika Anda jauh dari jangkauan keran air.
2) Bersihkan barang-barang yang sering digunakan bersama di rumah atau tempat kerja, seperti gagang telepon, gagang pintu, pengendali TV.
3) Hindari berbagi-bagi makanan, minuman, serta peralatan makan dan minum.
4) Hindari asap rokok.
5) Hindari sumber alergi atau iritasi lain yang dapat menjadi pemicu sakit tenggorokan, misalnya debu dan serbuk sari.
Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati! Bila kondisi terlanjur terjadi, penanganan sedini mungkin akan memberikan hasil terbaik!
No comments:
Post a Comment