WRONG BELIEF
Di Utah, sepasang suami isteri bunuh diri dan membunuh dua anak mereka karena si ibu percaya bahwa ia menderita kanker rahim dan akan segera meninggal. Yang paling tragis, ternyata setelah bunuh diri masal itu, otopsi menyatakan bahwa sang ibu tidak menderita kanker sama sekali! Betapa bahayanya “wrong belief” atau kepercayaan yang salah.
Dalam kehidupan, kita juga percaya pada hal-hal tertentu yang mungkin dibentuk sejak kecil, bisa dari orangtua, media, guru, lingkungan sosial, dll. Lalu perilaku dan keputusan-keputusan kita berdasarkan apa yang kita percayai tersebut. Kalau kepercayaan itu benar, kita akan sangat tertolong. Namun, kalau apa yang kita percayai ternyata salah, akibatnya bisa merugikan, bahkan fatal. Karena itu, kita perlu berpikir apakah yang selama ini kita percayai itu benar atau salah? Apakah itu membangun atau merugikan? Bagaimana mengubah kepercayaan kita bila hal itu merugikan?
FIXED VS. GROWTH MINDSET. Orang yang memiliki “fixed mindset” meyakini bahwa semua kemampuan dan sifat diberikan dari sononya (genetik) dan tidak dapat diubah. Karena itu mereka merasa tidak perlu mencoba. Sebaliknya, orang yang memiliki “growth mindset” percaya bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, mereka bisa mengupayakan sesuatu dan berubah. Kata Henry Ford, “Kalau Anda berpikir Anda bisa atau tidak bisa, itu benar.”
FACTS VS. FAITH MINDSET. Seorang ayah divonis hidupnya hanya beberapa bulan lagi. Jadi anak perempuannya memajukan tanggal pernikahannya, supaya sang ayah bisa hadir. Ternyata sang ayah hidup hingga 20 tahun kemudian, bahkan sempat menghadiri pernikahan cucunya! Dokter (atau orang lain) bisa bicara fakta, tetapi bisa jadi Tuhan menghendaki lain. Hidup ternyata tidak berdasarkan sedertan fakta saja (Esther Idayanti)
APA YANG ANDA PERCAYAI SANGAT BERKUASA. KALAU ANDA BISA MENGUBAH APA YANG ANDA PERCAYAI, ANDA DAPAT MENGUBAH HIDUP ANDA! (Joseph Prince) 🤔💭
What you believe is powerful. If you can change what you believe, you can change your life! (Joseph Prince)
لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْ ۗ وَاِذَاۤ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚ وَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ
"Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 11)
--AW
No comments:
Post a Comment