Pondok Ilmu Pengetahuan

Thursday, November 27, 2014

PARIWISATA



Pariwisata
Belajar dari Tetangga menjaring Wisatawan


Singapura merupakan salah satu negara terdepan untuk urusan industry pariwisata, terutama di bidang meeting incentive, conventions, exhibition (MICE). Hal ini menimbulkan rasa penasaran mengapa negara itu bisa menjadi pemimpin industry pariwisata? Apa yang mereka miliki? mereka tidak punya gunung tinggi yang selalu berkabut. Mereka tidak punya air terjun, danau yang membiru, dan sebagainya. Akan tetapi kenapa banyak orang yang datang kesana?

Singapura memang tidak punya kekayaan alam. Mereka sadar, hanya sector jasa mereka bisa mendapatkan devisa. Singapura ingin megarap bidang pariwisata yang juga bisa mendatangkan devisa besar. Namun pariwisata yang berkaitan dengan MICE yang harus digarap, bukan wisata alam.

Fokus pada MICE merupakan pilihan cerdik. Uang yang dibelanjakan wisatawan MICE bisa tiga kali lipat dibandingkan pelancong biasa. Mnurut Singapore Tourism Board, jumpah kunjungan wisatawan internasional ke Singapura pada tahun 2013 mencapai 15, 6 juta, naik 7,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah pembelanjaan turis mancanegara ini mencapai 23,5 miliar dollar AS, atau naik 1,7 persen dibandingkan tahun 2012.

Sekarang, bandingkan dengan jumlah wisatawan manca negara ynag mengunjungi Indonesia. Indonesia mempunyai kekayaaan alam yang melimpah ruah. mulai dari laut, gunung, danau, lembah, dsb. Pda tahun 2013 wisatawan asing yang ke Indoensia mencapai 8,8 juta orang atau tumbuh 9,42 persen dibandingkan tahun 2012. Jumlah devisa yang dihasilkan 10,5 miliar dollar AS.

Menilik Perbandingan itu, Pertanyaannya berikutny mengemuka. Jika Singapura tidka mempunyai kekayaan alam dan budaya local, Apa yang membuat Singapura Maju dalam pariwisata, terutama MICE?

Pada tahun 2013, Singapura kedatangan 3,5 juta pengunjung bisnis. Mereka menghabiskan 4,4 miliar dollar. Saat itu, Singapura menggadakan 12 kongres tingkat dunia dan beberapa pertemuan penting.

Yang juga menguntungkan, Singapura merupakan pusat perdagangan global dan pemasaran untuk asia Pasifik dan dunia. Singapura juga menjadi kantor regipnal sejumlah perusahaan global, termasuk bank dan keuangan. Tak kalah penting, Singapura juga menjadi pusat pengetahuan, inovasi, penelitian dan pengembangan untuk biomedical, energy dan lingkungan, transportasi dna keamanan. Setidaknya, ada 7000 persahaan multinasional di negara itu. Dengan menjadi pusat bisni ini, akan banyak orang berpergian ke Singapura untuk urusan bisnis.

Singapura memang sangat diuntungkan dengna kondisi ini. Namun, bukan berarti Singapura tidak melakukan apapun. Setiap kali kita berpergian ke Singapura, setiap kali pula ada perubahan disaman.

Disini kunci keberhasilan menjadi pusat MICE. Sarana MICE tersedia, acara terus menerus diciptakan, bahkah dikemas dengna destinasi destinasi wisata. Dengna demikian, kendati sudah pernah ke Singapura, siapappun akan senang datang lagi karena ada sesuatu yang baru. Kita bisa mencontohnya, bahkan melampaui prestasi Singapura. Asalkan kita mau bekerja keras. Membenahi tempat tempat wisata, terus menciptakan acara agar orang mau datang, serta tentunya menjaga agar kota dan daerah kita nyaman dan aman untuk dikunjungi wisatawan asing. 

Sumber : Kompas

No comments:

Post a Comment