KEUANGAN
MASYARAKAT NONTUNAI
Mastercard
Advisors Cashless Journey mengkategorikan Indonesia dan Sembilan negara lainnya
dalam inception, negara negara yang baru memulai proses peralihan dari
transaksi tunai. Mstercard memberikan peringkat terhadap 33 negara di lima
wilayah yang merepresentasikan 85 persen produk domestic brutp (PDB)
Indonesia
berada satu tingkat bersama antara lain India (32 persen), Rusia (31 persen),
Kenya ( 27 persen), dan Arab Saudi ( 19 persen). Posisi beberapa negara
tentangga di ASEAN jauh lebih baik dari pada Indonesia. Thailand ( 42 persen)
dan Malaysia (45 persen) masuk kategori tipping point. Negara dengan kompisisi
transaksi non tunai tertinggi adalah Belgia (93 persen) disusul Perancis ( 92
persen) dan Kanada (90 persen)
Di
dunia, transaksi tunai masih mendominasi. Tercatat 85 persen transaksi
pembayaran ritel dilakukan menggunaka uang tunai. Banyak negara, termasuk
Indonesia, terus mendorong peralihan transaksi dari tunai ke non tunai karena
ongkos sosialnya tinggi. Diperkirakan ongkos social untuk transaksi tunai
mencapai 1,5 persen dari produk domestic bruto (PDB)
Ongkos
mahal transaksi tunai itu terjadi karena perlu waktu untuk mendapatkan uang
tunai dan risiko membwa uang cukup tinggi.
Bank
Indonesia (BI) dan pemerintah belum lama ini meluncurkan Gerakan Nasional Non
tunnai untuk mewujudkan cashless community. komunitas masyarakat nontunai.
Pemerintah pusat sudah mentransaksikan 90 persen anggarannya secara non tunai
dan mentransfer 100 persen anggaran ke daerah secara non tunai. Di tingkat
Pemerintah daerah masih harus terus diupayakan peningkatan transaksi non tunai.
Pemerintah
menilai, transaksi anggaran secara non tunai lebih aman, transparan, dan
akuntabel. Dengan pelacakan yang lebih mudah, potensi penyelewengan transaksi
non tunai jauh lebih kecil dibandingkan dengan transaksi tunai. Pelaku pada
kasus kasus korupsi, penyuapan dan pemerasan umumnya juga menggunakan transaksi
tunai supaya tidak terlacak.
Di
luar Anggaran runtin dan pembangunan, pemerintah juga mulai beralih menggunakan
transaksi non tunai untuk pemberian bantuan social .Awal Pekan ini, Pemerintah
meluncurkan berbagai bantuan secara non tunai.
Sumber : Kompas, Senin 10 November 2014

No comments:
Post a Comment