Cerita Inspiratif Seorang Pekerja Kelas Bawah Yang Berhasil Menjadi
Direktur Perusahaan Minyak Kelas Dunia
Nasib seorang manusia tidak bisa
ditebak. Ada yang bernasib buruk adapula yang bernasib baik.Begitupun jalan
hidup seseorang, ada yang melewatinya dengan penuh liku, hinaan & cercaan,
bahkan ada yang mulus tanpa hambatan hingga dia selamat sampai tujuan. Kita
kerapkali disajikan dengan kisah-kisah inspiratif tentang perjalanan
orang-orang suksesyang berhasil menempuh perjalanan panjang dan berlubang, hingga
dia sampai pada posisi mereka sekarang. Harta yang melimpah, dihormati banyak
orang lengkap dengan simbol kesuksesan yang berhasil diraihnya. Seperti cerita
yang akan disajikan berikut ini.
Pemuda Pekerja Kelas Bawah
Tersebutlah seorang pemuda miskin,
bertempat tinggal di negara Arab. Dia bekerja sebagai pekerja rendahan di salah
satu perusahaan minyak terkemuka di sana. Hari demi hari dia lalui dengan
bekerja keras sebagai buruh, gajinya tidak seberapa, hanya cukup untuk makan
sehari-hari. Sampai suatu hari dia merasa kehausan, sangat haus, kita bisa
membayangkan betapa panas dan gersangnya di Arab sana. Dia melihat ada botol
air minum di meja, iapun bergegas meminumnya, namun sebelum air menyentuh
bibirnya, dia tersentak dengan teriakan seorang insinyur. Heh, jangan kau minum
air itu, air ini khusus untuk insinyur. Hentak seorang Insinyur orang Amerika.
Betapa sakit hatinya mendengar teriakan Sang Insinyur. Dirinya merasa terhina,
hanya karena dia seorang pekerja rendahan, dia tidak bisa meminum segelas air,
padahal dia sangat haus. Pemuda itupun bergumam apakah karena aku pekerja
rendahan dan dia insinyur, sehingga aku tidak boleh meminum segelas air minum.
Sakit Hati Dijadikan Sebagai Motivasi
Hari demi hari dia jalani seperti
biasa, bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun rupanya hinaan
yang dia terima masih terngiang di kepalanya. Ada yang luar biasa dari si
pemuda ini, dia menjadikan hinaan itu sebagai cambuk untuk memotivasinya untuk
menjadi lebih baik. Tingkat pendidikan yang dia sandang saat itu hanya lulusan
SD, namun itu tidak menjadikan ia patah semangat. Dia melanjutkan pendidikan ke
tingkat SMP dan SMA di malam hari. Ya, siang ia bekerja, malam hari dia pergi
ke sekolah. Kerapkali ia mengalami kelelahan, namun tidak digubrisnya.
Sampai suatu hari, luluslah ia
sebagai siswa lulusan SMA. Perusahaanpun terkesan dengan kerja kerasnya selama
ini, akhirnya iapun mendapatkan beasiswa belajar ke Amerika, tidak hanya S1 dia
mendapatkan beasiswa hingga S2. Singkat kata, ia lulus menyandang gelar S2
lulusan Universitas di Amerika. Ia dipanggil oleh perusahaan minyak dimana ia
mengabdikan diri untuk kembali bekerja, namun tidak untuk menjadi pegawai
rendahan, ia ditugaskan menggantikan posisi wakil direktur sebelumnya. Jabatan
tertinggi yang bisa diduduki oleh orang lokal pada saat itu. Kini dia menjadi
atasan dari seorang insinyur yang dulu pernah melarang dia meminum air.Ada
kejadian yang sungguh mengharukan, ketika si pemuda dimintai ijin oleh insinyur
orang Amerika itu, ia meminta ijin untuk libur “Aku ingin mengajukan izin
liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan
pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam, atas kekasaran
dan keburukan perilakuku di masa lalu”Bagi sebagian besar orang tentu akan
berpikir untuk balas dendam atas sakit hati yang dialaminya. Namun sungguh
mulia hati pemuda itu, dia tidak membalas sakit hatinya, melainkan berterima
kasih atas hinaan yang didapatnya ketika itu. Dia berkata “Aku ingin
berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku
minum saat itu. Benar, dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamulah
sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini.”
No comments:
Post a Comment