Titik Buta ( BLIND SPOT)
Semua petinju profesional memiliki
pelatih. Bahkan, petinju sehebat Mohammad Ali sekalipun juga memiliki pelatih.
Padahal jika mereka berdua disuruh
bertanding jelas Mohammad Ali-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut.
Mungkin kita bertanya-tanya,
mengapa Mohammad Ali tetap butuh pelatih?
Kita harus tahu bahwa Mohammad Ali
butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat dan mampu mengalahkan
dirinya, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang ...
"TIDAK DAPAT D_IA LIHAT
SENDIRI" Hal yang tidak dapat kita lihat dengan mata sendiri itulah yang
disebut dengan "BLIND SPOT" atau "TITIK BUTA".
Kita hanya bisa melihat "BLIND
SPOT" tersebut dengan bantuan orang lain.
Dalam hidup, kita butuh seseorang
untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya
prioritas hidup kita mulai bergeser bahkan menyimpang.
? Kita butuh orang lain
? Yang menasihati,
? Yang mengingatkan,
? Bahkan yang menegur jika. kita mulai
melakukan. sesuatu yang keliru, yang bahkan kita tidak pernah menyadarinya.
KERENDAHAN HATI kita
? Untuk menerima kritikan,
? Untuk menerima nasihat,
? Dan untuk menerima teguran itulah yang
justru menyelamatkan kita.
Kita bukan manusia sempurna. Biarkan orang
lain menjadi "mata" kita di area 'Blind Spot' kita sehingga KITA BISA
MELIHAT apa yang TIDAK BISA KITA LIHAT dengan pandangan diri kita sendiri..
Ketahuilah bahwa Qolbu/hati yg
selamat itu sifat pemiliknya rendah hati dan bersuka cita menerima nasehat.
Allah SWTT berfirman,
“Demi masa. Sesungguhnya manusia
itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan
nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”
(QS. Al ‘Ashr: 1-3).
Umar bin Khattab berkata ;
"Manusia yang berakal ialah
manusia yang suka menerima dan meminta nasihat."
No comments:
Post a Comment